Jakarta - Tahun lalu bisa dibilang sebagai tahun suram bagi industri ritel nasional. Sederet toko ritel ditutup pengelolanya akibat menurunnya omzet. Meski kecil pengaruhnya, penjualan online disebut sebut menjadi salah satu penyebab.
CEO PT Mega Perintis Group, FX Afat Adinata, mengatakan, di zaman digital sekarang ini, toko ritel memang dituntut untuk kekinian agar tidak kehilangan pelanggan, apalagi sampai gulung tikar.
"Banyak orang bilang kondisi ritel lagi kurang bagus, tapi kami justru terus ekspansi. Yang membuat kami yakin untuk tetap ekspansi adalah bahwa semua industri ada masanya bagus, dan ada masanya kurang. Suatu hari kejayaan ritel pasti kembali," kata Afat Adinata, di sela sela pembukaan toko Manzone ke-101 di Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (18/5).
Afat mengatakan, bisnis online bukan ancaman bagi ritel atau toko fisik dalam bidang busana selama dikelola dengan baik. Selama toko tersebut memiliki brand atau merek sendiri yang sudah dikenal, maka penjualan secara online maupun offline bisa menjadi sumber pertumbuhan untuk bisnis tersebut.
"Ritel celana pria dalam negeri sejauh ini masih terus berkembang, misalnya Manzone. Karena kami punya kelebihan dan kekuatan terutama di segmen menengah ke atas," kata Afat.
Menurutnya, sejauh ini pasar pakaian pria di Indonesia masih terus bertumbuh relatif baik. Beberapa strategi dilakukan agar toko pakaian tetap menarik untuk dikunjungi. Misalnya memposisikan diri sebagai one stop service for man, dimana semua kebutuhan pria mulai dari kaos, celana, topi, jaket, dan lain lain dijual di dalam satu toko.
Mengikuti perkembangan dunia yang semakin memudahkan konsumen dalam berbelanja, baik di toko secara online maupun offline. Toko Manzone pun tampil semakin lucu dan energik menyediakan berbagai keperluan busana pria dari usia 17 hingga 45 tahun.
Dalam persaingan di industri retail yang semakin diramaikan oleh banyak merek internasional, Manzone menjadi salah satu merek asli Indonesia karya anak bangsa yang hadir menawarkan produk, konsep store dan pengalaman yang sejajar dengan merek internasional.
Sumber : "https://www.beritasatu.com/ekonomi/493021/pasar-ritel-pakaian-pria-masih-potensial"






Tidak ada komentar:
Posting Komentar